Yuk! Nabung Aset Crypto seperti USDT & USDC di Pintu

Diposting pada

Ayo! Simpan aset kripto seperti USDT dan USDC di depan pintu

berita
Ayo! Simpan aset kripto seperti USDT dan USDC di depan pintu

Menariknya, aplikasi Pintu kini menawarkan investasi yang perlu diketahui pengguna. Dalam aplikasi Pintu, investor juga dapat memanfaatkan fitur Pintu Earn, yang menawarkan bonus bunga per jam pada stablecoin yang disimpan.
Diperbarui 10 Februari 2022 13:54

Oleh Eko Lannue Ardy

Saat ini ada berbagai cara berinvestasi, mulai dari berinvestasi dengan menabung di bank hingga membeli emas dan instrumen pasar modal seperti saham. Namun baru-baru ini, opsi investasi alternatif baru sedang dibahas, yaitu cryptocurrency.

Aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya adalah pilihan untuk berinvestasi. Aset kripto ini dikenal karena volatilitas harganya, tetapi ada beberapa aset kripto yang dikenal sebagai stablecoin dan ini dirancang untuk memiliki nilai relatif terhadap aset komoditas tertentu.

Seperti dikutip oleh Pintu Academy, stablecoin adalah aset kripto yang dirancang khusus untuk memiliki nilai yang sama dengan aset tertentu. Contohnya adalah dolar AS atau komoditas lain seperti emas. Sederhananya, stablecoin adalah cryptocurrency yang menjembatani aset crypto dengan komoditas tertentu.

Ini dapat menawarkan harga yang relatif stabil karena didukung oleh cadangan devisa. Stablecoin juga memiliki berbagai keunggulan seperti: B. kemungkinan pemiliknya untuk mentransfer aset kripto secara murah dan cepat seperti aset kripto lainnya di seluruh dunia.

Stablecoin ini pada dasarnya menggabungkan keunggulan aset kripto dan mata uang fiat atau aset asli dengan pemrosesan transaksi yang cepat dan menjaga keamanan atau privasi aset kripto dan nilai mata uang fiat atau aset nyata.

Baca Juga :  Cara Menggunakan Countdown Timer Pada Aplikasi Camera iPhone

“Dalam dunia cryptocurrency, ada dua stablecoin yang bisa disebut pionir, yaitu Tether dan USDC. Tether atau USDT sendiri adalah salah satu stablecoin perintis yang diluncurkan pada tahun 2014,” kata Timothius Martin, Chief Marketing Officer PINTU.

Lebih lanjut Timothius Martin menjelaskan bahwa setiap USDT yang dikeluarkan akan dijamin dengan jumlah Cadangan Dolar AS yang sama. Untuk saat ini, Anda harus tahu bahwa USDT adalah salah satu stablecoin paling populer berdasarkan kapitalisasi pasar.

“Diluncurkan pada tahun 2018, USDC adalah stablecoin yang dikelola bersama oleh perusahaan cryptocurrency Circle dan Coinbase. USDC adalah 1:1 terhadap Dolar AS dan merupakan stablecoin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, ”jelas Timothy Martin.

Sementara itu, untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi di aset kripto, stablecoin bisa menjadi langkah pertama dalam berinvestasi, stablecoin seperti USDT atau USDC bisa menjadi pilihan yang hadir dengan risiko volatilitas yang lebih rendah sekaligus memberikan lebih banyak informasi tentang berbagai yang Anda inginkan. proyek untuk diinvestasikan. .

Menariknya, aplikasi Pintu kini menawarkan investasi yang perlu diketahui pengguna. Dalam aplikasi Pintu, investor juga dapat memanfaatkan fitur Pintu Earn, yang menawarkan bonus bunga per jam pada stablecoin yang disimpan. Jadi aset kripto terus berfungsi dan menambah nilai.

Pintu Earn adalah fitur terbaru dari aplikasi PINTU. Melalui fitur ini, pengguna PINTU dapat memperoleh bonus bunga hingga 4% APY (Annual Percentage Yield) yang dibayarkan setiap jam hanya dengan menyimpan aset kripto di dompet Earn.

Selain menawarkan bunga, Pintu Earn juga menawarkan fleksibilitas kepada pengguna karena pengguna PINTU dapat menarik dana dari dompet Earn untuk tujuan perdagangan kapan pun mereka membutuhkannya. Tidak ada biaya tambahan untuk deposit, top-up dan penarikan di Earn Doors.

Baca Juga :  Cara Kalibrasi Baterai iPhone Dengan Mudah dan Benar

“Saat ini Door Earn sendiri didukung oleh enam pilihan token termasuk Bitcoin, Ethereum, Doge, BNB, USDT dan USDC. Dengan Earn Doors, investor juga dapat menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau secara rutin berinvestasi dalam jumlah yang sama,” tutup Timothius Martin.

Sumber :

Rate this post